Anggota DPRD Barsel, Putri Siti Rahmawati: Wujudkan Karakter Positif, Disiplin Pelajar Perlu Ditingkatkan

indonesiasatu, 15 Feb 2020, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:

BARITO SELATAN -  Legislator   Kabupaten Barito Selatan Propinsi  Kalimantan Tengah,  Putri Siti Rahmawati  menilai  disiplin para pelajar di sekolah-sekolah sangat   perlu digencarkan dan lebih  ditingkatkan lewat berbagai upaya, untuk  mewujudkan  karakter positif  bagi para pelajar di sekolah. 

Semua ini dilakukan dengan cara meningkatkan ketepatan waktu pelajar agar tidak terlambat datang ke sekolah.

"Salah satu cara yang digunakan untuk antisipasi peserta didik yang  terlambat datang  ke sekolah adalah menempatkan dua orang guru di depan pagar sekolah. Secara otomatis, para pelajar yang datang terlambat ke sekolah di hari berikutnya akan segan untuk terlambat lagi," ucapnya.

Cara ini diyakini dirinya dapat menimbulkan rasa enggan datang terlambat,  diakibatkan dua orang guru yang selalu menjaga setiap harinya. 

Dia menambahkan, dengan  dua orang guru itu akan menyalami setiap murid yang datang guna menumbuhkan rasa saling  menghormati kepada guru disekolah, begitu juga sebaliknya disaat pulang sekolah. 

"Dua orang guru itu juga akan menegur langsung pelajar yang tidak disiplin dan rapi  dalam berpakaian,"kata dia.

Lanjutnya .bukan  cuman sampai  disitu saja, para  pelajar yang datang ke sekolah tidak diperbolehkan  menggunakan aksesoris  berlebihan dan para pelajar juga harus diberi batasan dalam pemakaian handphone di sekolah, agar lanjut anggota dewan  dari Partai Demokrat Barito selatan  ini, segala materi pelajaran yang disampaikan oleh guru di sekolah dapat  terserap dengan baik oleh para peserta didik. 

"Semua ini bertujuan untuk meredam adanya gangguan konsentrasi belajar mengajar serta pelajar tidak terlalu jauh larut dalam kebebasan globalisasi," ucapnya. 

",Selain  itu juga,  apabila ada pelajar yang tidak masuk ke sekolah tanpa keterangan, maka sekolah akan langsung memberikan teguran kepada si peserta didik 

Namun, apabila dua hari berturut-turut murid  tanpa  keterangan, maka pihak sekolah langsung menghubungi orang tua peserta didik. 

"Untuk mendapatkan konfirmasi jelas kepada peserta didik, kenapa sampai tidak masuk sekolah, dan  memberikan teguran agar tidak mengulanginya lagi," imbuh dia. 

Dia meyakini langkah ini lebih  efektif untuk menekan angka para pelajar yang bolos atau keluyuran di jalan pada waktu jam  sekolah berlangsung.  

Terangnya, disaat pelajaran kosong, para  pelajar yang tidak diperbolehkan langsung  pulang atau berkeliaran di luar sekolah. 

Menurutnya. para pelajar yang tidak sempat mengikuti mata pelajaran ,  maka  alangkah baik nya  di berikan pelajaran tambahan  berupa pekerjaan rumah (PR) guna mengganti pelajaran yang  kosong.sebutnya

"Semua ini dilakukan agar disiplin peserta didik,  nanti nya   benar -  benar terarah dalam proses belajar mengajar  berlangsung di sekolah,” tutupnya. (Tif )

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu